Sabtu, 10 Maret 2007, 06.09 WIB.
Pengecut itu tidak segan untuk menghibur diri
Dengan berbagai kekalahan meski ia belum pernah bertarung
Sesungguhnya ia hanya berdiri di luar ring pertempuran
Dia tidak punya nyali untuk bertarung
Meski dia di pihak yang benar
Ia tahu bahwa dirinya seorang pengecut yang sejati
Sebenarnya ia punya potensi yang cukup untuk bekal dalam semua pertarungan
Akhirnya ia muak dengan dirinya sendiri
Ia lari ke arah senja yang muram
Dengan membawa sejuta kenistaan dan kenaspaan
Betapa malang nasibmu wahai pengecut
oleh: arwan hamidi
